Langsung ke konten utama

Postingan

Hupomone~

        Di setiap anak tangga yang dinaiki tahun silam, batin terasa berotasi yang tak pernah bisa diam. Antara rumah yang memanggil dengan sayang, atau pekerjaan impian yang sudah lama dirindukan. Di persimpangan itu, kuambil jalan, yang mungkin tak semua insan mendambakan. Akan tetapi, ia setia mengisi waktu yang kelam, menyulap hampa jadi warna yang bermakna .          Hari demi hari berlalu, semua telah usai. Mungkin keluhan lelah yang sempat di lantunkan ternyata sangat tidak pantas untuk diri yang masih banyak kekurangan. Bukannya tumbuh malah runtuh, tetapi, hamba sahaya yang bertumpu pada rasa kesabaran, akan nikmat syukur yang tak akan pernah hilang diraih dengan rasa bangga ia akan bangkit lalu merunduk . ___________________~           Episode perjalanan ini terasa lelah, haru, sedih, senang, dan tak lupa pula rasa nikmat syukur atas kepercayaan yang diberikan Tuhan kepada hambanya yang tenang...
Postingan terbaru

Tersesat Dalam Hutan

"Tersesat Dalam Hutan" Oleh : Viona Febiyola Bakkara Terdengar jatuhnya ranting yang tak sempat ku kokohkan dengan akar Kerasnya suara katak,  Seolah merayu hujan yang tak ingin aku pergi untuk berteduh... Dedaunku mulai gugur,  Kerasnya badai yang tak bisa lagi aku bersembunyi di balik selimut Akarku tetap kuat,  Berharap pada pemilik hutanku, untuk mengusaikan panggilan-Nya... Rintik badainya telah usai Kuhidupkan api, Ku setir dengan lembutnya suara sepertiga malam,  Kualuni syahdunya suara suci berkumandang, Penuh harap tersampaikan di atas langit pada tuhan... Rantingku mulai tersusun dengan akarnya yang penuh harap pada tumpuh, Dedaunnya yang kecil satu persatu mulai keluar Ku baca kembali buku-buku dan kunikmati seseduh kopi Ceritanya di balik buku-buku,  Takkan ku biarkan tersesat kembali dalam hutanku Hutanku mulai kembali... Penuh harap pada ambisi Yogyakarta, 21 Feb '25

Nyaman Di Zona Nyaman

Terlepas dari kata pemaafan,  kamu anak yang kuat Sungguh,  Kepingan-kepingan mana lagi yang kamu susun hingga serapih itu... Pecahan-pecahan serpihan kaca mana lagi, partikel terkecilnya melukai dirimu... Terlihat damai,  Ketika pencapaian tertinggimu diretak dengan serpihan kerta, di atas puzzle yang kamu susun dengan rapi Lantas... Nuansa kertas bening dengan cover bersih itu lagi dan lagi... Dan kamu meratap, Pisau mana lagi yang dikatakan abadi,  Pisau mana lagi yang takkan pernah mengirisin lukamu yang belum sembuh itu? Mungkinkah? Kata maaf sudah kamu ucapakan? Tentu, Takdir memiliki sosok warna yang sama, Kamu mempercayainya dengan hati, bukan logika... Tetapi sayang...  Dinda... Teman sepertinyapun, menanyakan kabar kepadamu saja, tak sudih buat memberikan luang hatimu untuk berbicara... Dengan begitu, dirimu juga yang dianggap pemantiknya... Duhai Dinda.. Sedingin apa lagi kamu melindungi dirimu tanpa mencairkannya, Kamu tutupi dengan apa lagi, hingga ...

Semua Akan Tergantikan Pada Masanya

Hai blogger list! Pagi ini entah mengapa semua terasa haru, Dibilang bahagia juga iya, dibilang sedih juga iyah, terasa nano-nano perasaan hari ini Semua akan ada masanya dimana posisi aku yang dulu sebagai putri yang cantik, berhati baik, dan memiliki kehangatan cinta pada setiap orang yang aku miliki Tetapi masa itu silih berganti,  Dari perpindahan merantau seusai lulus dari masa S1 di kota pusaka yang menyimpan begitu banyak cinta yang aku berikan, Sekiranya sudah habis di kota penuh warna itu Kembali ke kota di tempat aku dilahirkan dan kepulanganku memberikan warna baru di keluarga itu Tetapi, tidak bisa dipungkiri juga bahwa hadirku juga membawa makna kekuatan bagi keluarga itu Punya keponakan-keponakan yang lucu sekiranya membawakan aku damai dengan masa yang akan datang Setidak berapa lama waktu berlalu, aku kembali beranjak pergi ke kota yang sangat jauh Kali ini perantauanku membutuhkan jarak yang langkahnya penuh keikhlasan  Mencintai tetapi harus memberikan ruang ...

PNS

Kamis, 31 Oktober '24 MasyaAllah Tabarakallah... Oo ternyata begini rasanya, Haru hati, ketegangan diri yang berkompetisi dengan kemampuan dan rezeki. Dari do'a dan harapan serta motivasi suport yang sangat luar biasa Gap year teruntuk pengalaman itu sungguh membahagiakan, tercampur dengan bumbu-bumbu nano rasanya Semenjak duduk di bangku perkuliahan, dari jenjang S1 hingga lanjut tanpa jedah ke jenjang S2 rasanya lebih MasyaAllah Terasa lelah yang tidak dapat terdefenisikan, Fisik, hati, pikiran rasanya sedang bertarung dengan kapasitasnya masing-masing Kembali ke topik awal, mencoba pertama sekali tanpa belajar, dan tanpa melihat pola, dan hanya bermodalkan do'a, amal saja tidak cukup rasanya tanpa adanya usaha Tidak menyesal, karena disaat 2 bulan belakangan ini sunggguh dirakit dengan anak tangga yang terjal Tidur tak berkecukupan, mata yang mulai menghitam, ditambah pikiran yang sungguh kata orang-orang todak perlu ditambah lagi menjadi beban. Malam-malam buat beristir...

Damai

Dari tangan ku berjabah,  Antar tiap sudut dinding aku bersua, Bersapa aku lewat kata Mengadu untuk berpihak kepada menerima Bahwa takdir dan piliihan, bukan salah dan menyalahkan, Tetapi Rencana Allah jauh lebih indah.... Sungguh aku ikhlas~

Obat

Setelah bertahun-tahun berusaha untuk selalu memberikan tangan, ternyata aku tak sekuat itu. Mengobati diri dari lelahnya pencapaian ternyata tidak semudah itu.. Nafas berhembus lebih cepat, mata terlihat lebih buram, jantung berdetak lebih pelan. Pundak-pundak itupun tak mau kalah, ternyata...